| Start: | Aug 18, '06 6:00a |
| End: | Aug 21, '06 8:00p |
| Location: | Medan - Danau Toba |
PLESIRAN TEMPO DOELOE: Medan dan Sumut
Kumpul di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng
Jumat 18 Agustus 2006 jam 06.00 pagi
onkost Rp.2.900.000 per orang, sudah termasuk:
(tiket pesawat Batavia Airbus pergi dan pulang)
(airport tax di Jakarta dan juga di Medan dong)
(menginap 1 malam di Hotel Niagara Parapat)
(menginap 2 malam di Hotel Garuda Plaza Medan)
(Makan Siang 4X, Makan Malam 3X, dan Sarapan)
(dipandu oleh Badan Warisan Sumatra, Medan)
(Bus AC sepanjang perjalanan)
(tiket masuk semua tempat)
(asuransi jiwa) (kaos PTD)
(koelilingin Parapat, Danau Toba)
(koelilingin Medan Tempo Doeloe)
(koelilingin Pematang Siantar)
(koelilingin Tembakau Deli)
(koelilingin Pulau Samosir)
(koelilingin Berastagi)
(dan tempat-tempat lainnya di Sumut)
(daftarnya ke: adep@cbn.net.id aja yah)
(ingat, peserta terbatas, buruan daftar!)
Looooooooooonnnnggg Weekend Agustus nanti kemana?
daripada poejeng mikirin mau kemana, mendingan ikoetin
kitaorang poesing-poesing ke Sumatra, dalem programma:
PLESIRAN TEMPO DOELOE: Medan - Danau Toba
Joemahat-Saptoe-Minggoe-Senen, 18-19-20-21 Augustus 2006,
pas liburan panjang :)
waouuw, sulit sekali menjelaskan tempat -tempat menarik di sekitar Sumatera Utara ini, karena sepanjang perjalanan kita akan menemui banyak sekali tempat-tempat bersejarah maupun pemandangan alam yang cantik, indah dan bikin mata seger :) Di kota Medan aja banyak bangunan tempo doeloe yang masih berdiri kokoh memancarkan pesona yang tak lekang dimakan usia, apalagi kalo udah ke luar dari kota Medan, uuhhhhh... di Pematang Siantar aja ada gereja kuno, museum, rumah-rumah peninggalan masa lalu dan tentunya becak motor khas kota ini, trus lanjut ke selatan lagi sampe ke Parapat dan Danau Toba, wah! kagak bisa diekspresikan deh keindahan alamnya, bener-bener bewwwdddiiiffuuulllll
trus..trus..trus.. kita juga akan menyeberang ke Pulau Samosir dengan kapal ferry sambil merasakan hembusan angin sepoi-sepoi yang menyejukkan badan dan pikirin, abis itu kita ke Tomok, kunjungi situs makam Raja- Raja Sidabutar, dimana jenazahnya tidak boleh dimakamkan di dalam tanah, melainkan di dalam batu. Lalu kita ke Ambarita, di tempat ini ada legenda kanibalisme yang berlangsung 3000 tahun lalu, di sini masih terdapat banyak bangku dan meja batu tempat pengadilan, dan tentu saja ada batu yang doeloe digunakan untuk menggal kepala orang sebelom tubuhnya nanti dimakan berame-rame, hiiiiyy syeyem!
oh iya kita juga akan mengunjungi Batu Gantung, sebuah batu yang tergantung di pinggir tebing. Konon katanya itu tubuh seorang putri, jadi katanya doeloe ada seorang putri raja yang dijodohkan sama orang tuanya, namun sang putri sudah punya pujaan hati, tentunya sang ayah melarangnya melanjutkan hubungan asmara dengan sang pemuda, karena sang ayah telah memiliki calon untuk dinikahkan dengan putrinya, dan tentu saja calon yang ayah inginkan adalah berasal dari golongan ningrat... akhirnya sang putri terpaksa dinikahkan dgn si pria pilihan sang ayah. lantas, pada malam pertama hingga malam-malam berikutnya, si putri tuh gak di-ehem sama sang pria, jika malam tiba, si pria hanya suka duduk diam dan termenung dan menghabiskan malamnya di kolong rumah, yang biasanya digunakan untuk ternak, ternyata, ohhh ternyata sang putri lama kelamaan menyadari bahwa si pria yang ia nikahi adalah seorang yg memiliki keterbelakangan mental, kuciwalah sang putri, lantas dia melarikan diri menuju danau, dan lompatlah sang putri, tetapi malahan kakinya tersangkut di akar pohon, sang putri kemudian menjadi batu yang menggantung seperti yang sekarang ini.. hiks..hiks..hiks...
okeh lanjut, khan kita ke Danau Toba ini pingin rileks.. nah mangkanya ntar nginepnya kita di Hotel Niagara (berbintang 4), yang berada di atas bukit, dgn pemandangan gunung dan danau...wwaaahhh sebuah perpaduan yang sempurna... nistjaja toean-njonja nantinja djadi males poelang ke roemah masing-masing karena bener-bener merasahken kedamaian hati :)
lalu besoknya kitaorang djoega aken koendjoengi Rumah Bolon Pematang Purba, sebuah rumah adat peninggalan masa lalu yang memiliki banyak cerita menarik di dalamnya. percaya deh :-) rumah ini dibangun pada tahun 1864 oleh Raja Purba ke-12 Tuan Rahalim. Rumah yg terbuat dari kayu keras ini merupakan rumah dengan arsitektur tradisional tanpa menggunakan paku.
eh iya sebelomnya kita juga ngelewatin Tanjung Unta, ini adalah sebuah tanjung yg memiliki bentuk bukit mirip kayak punggung unta... lantas kemudian perjalanan dilanjutkan ke Air Terjun Sipiso-piso, waahhh makin seger deh jalan-jalan di Sumatera Utara! perjalanan selanjutnya ke Brastagi, sebuah kota termahal yang doeloe kita kenal di permainan "monopoli", nah kalo doeloe kita suka beli ini kota, nah sekarang kita datengin langsung nih! di sini ada rumah tempat Bung Karno diasingkan Belanda.
nah, pas di Medan nih kita nantinya akan masuk ke dalamnya Istana Maimun (1888), Rumahnya Tjong A Fie (1900), Mesjid Raya (1906), juga mengenal riwajatnja ex Witte Societeit, Titi Gantung (1895), Balai Kota (1908), Menara Air (1908), Hotel De Boer (1898), Rumah Kembar Groenewegen (1942), duh trus apa lagi yah??? wah banyak banget yahh, pokoknya tenang aja, jangan bingung karena kita nanti di sono akan diceritakan oleh kawan kita dari Badan Warisan Sumatra (Sumatra
Heritage Trust) jang tjoekoep faham betoel riwajat kota ini dengen bae.. trus kita akan makan di Restoran Tip Top, sebuah restoran soeda ada sedjak djaman doeloe, tepatnya sedari tahon 1934 trus kita menginapnya di Hotel Garuda Plaza (berbintang 3), berpenampilan djadoel di luarnya, tapi minimalis di dalemnya, top! truuus, kitaorang juga akan samperin Tembakau Deli nih, perkeboenan
jang bekend sedari djamannja Hindia Belanda.
oh iya, nanti ke Medan dan kembali ke Jakarta-nya naek pesawat Airbus 319 lho... pesawat gresmilik Batavia Air, katanya sih kalo selain hari Selasa, Kamis dan Minggu, yang ke atau dari Medan itu nanti pake pesawat ini, ciiihhhhuuyyy.... khan kita berangkat Jumat pagi, pulang Senen sore!
Mari...Mari...daftarken diri toean dan njonjah sekalian sekarang djoega ke email adep@cbn.net.id atawa hoeboengi telefoon-tangan di nummer: 0818 94 96 82 (nomer urut peserta akan diberikan setelah mendaftar, sehingga nantinya transfer uang sesuai dengan nomer urut) dapat ditransfer setelah mendaftar, doeit bisa ditransfer ke Bank BCA, no: 2371425693 BCA cab Pondok Indah atas nama ADE HARDIKA PURNAMA toeloeng dikonfirmasikan via email or sms ke 0818 94 96 82
setelah transfer berhasil dilakukan. (doeit jang soeda ditransfer tida dapet dikembalikan, tetapi bisa dioper kepada orang laen, keluarga atau teman, atau siapa aja dah,yang penting dioper :)
DP sebesar Rp.1.500.000 dapet ditransfer sasoedahnja mendaftar, tjara membajar sebagi brikoet: misalnja: Irma Agustina ada di nomer urut 5, maka Irma transfernja= Rp.1.500.005 (kalo di mesin ATM ketiknya Rp.1500005 <<< angka 5 di belakang mengacu ke no. urut) djadi bajarnja boekan Rp.1.500.000 sadja, tetapi ditambah Rp.5 sebagi nomer urut, tida apa-apa yah.. en Pembajaran kadoea dapet dilakoeken pada awal-awal Agustus, djoemblanja sebesar Rp.1.400.000, okeh jek?
Memoedjiken dengen hormat,
Ade Purnama (Adep)
SAHABAT MUSEUM
0818 94 96 82
---------------------------------------------------------------------------------------------
Plesiran Tempo Doeloe: Medan -Danau Toba 18-19-20-21 Agustus 2006
(susunan acara ini dapat berubah dikit atau bergeser sesuai sikon disana yah :)
Hari 1 : Jum'at 18 Agustus 2006
07.00 - 09.00 : Berangkat ke Medan dengan pesawat Batavia Air
09.00 - 10.00 : Urusan Bagasi
10.00 - 15.00 : Medan-Tanjung Morawa-Tebing Tinggi-Pematang Siantar-Parapat
(makan siang di Perbaungan, Museum Simalungun, becak motor)
15.00 - 19.00 : Check in dan Istirahat di Hotel Niagara Parapat
19.00 - 20.00 : Makan malam di Parapat
20.00 - 22.00 : Kembali ke hotel (ice breaking, games)
Hari 2: Sabtu 19 Agustus 2006
07.00 - 08.00 : Sarapan di hotel
08.00 - 12.00 : Parapat - Pulau Samosir (Tomok-TukTuk-Ambarita-Batu Gantung)
(dengan menggunakan 2 Ferry carteran)
12.00 - 13.00 : Makan siang di Parapat
13.00 - 13.30 : Check out Hotel
13.30 - 15.00 : Parapat - Rumah Bolon Pematang Purba
15.00 - 15.30 : Air Terjun Sipiso-piso
16.00 - 19.00 : menuju Medan Check In di hotel Garuda Plaza Medan
19.30 - 21.00 : Makan Malam di Medan
21.00 - 22.00 : kembali ke hotel, istirahat
Hari 3: Minggu 20 Agustus 2006
07.00 - 08.00 : Sarapan di hotel
08.00 - 12.00 : Medan - Berastagi - Koelilingin Kota Berastagi
Rumah bekas tahanan Bung Karno di Berastagi dll)
12.00 - 14.00 : Berastagi - Medan, sholat dan makan siang
14.00 - 16.00 : Koeliling Perkebunan Tembakau Deli di Tanjung Morawa
16.00 - 18.00 : Koeliling Kota Medan
18.00 - 19.00 : Kembali ke hotel dan istirahat
19.00 - 20.00 : Makan malam di Medan
21.00 - 21.30 : Kembali ke hotel
21.30 - 24.00 : Pintong makan duren (?) hehehe
Hari 4: Senen 21 Agustus 2006
07.00 - 08.00 : Sarapan di Hotel
08.00 - 12.00 : Koeliling Kota Medan bersama BWS
(Badan Warisan Sumatera)
12.00 - 13.00 : Makan siang di Medan
13.00 - 15.00 : Acara bebas, beli oleh-oleh
15.00 - 16.00 : Kembali ke hotel, check out
16.00 - 17.00 : ke Airport Polonia,Waiting room, Check in
17.00 - 19.00 : Kembali ke Jakarta
19.00 - 20.00 : Beresin Bagasi, Good bye and see you in the next PTD
------------------------------------------------------------------------------------------
Peserta PTD Medan Danau - Toba 18-19-20-21 Agustus 2006
1. Tety Yulendra
2. Ami Djojosubroto
3. AstraVari
4. Alice Theodora Karfur
5. Nanis Fit Banget
6. Adhitya Utama
7. Mardiati Pudji Astuti (mama Adhit)
8. Stevany Suryaputra
9. Ira Oemar
10. Ellipta Hapsari
11. Lollytha Celvita
12. Galuh Fajar
13. Severin Lestari
14. Sri Nazulina B
15. Djuliah (ibu Sri)
16. Shafa Marwa (ponakan Sri)
17. Mbak Ade Yulida
18. (temen Mbak Ade)
19. (temen Tety)
20. Jennier Purba
21. Maya Hadi (kwek-kwek)
22. (kosong)
23. Maliha Priok
24. Mas Priok
25. Adis
26. Mela (keluarga Adis)
27. Asha (keluarga Adis)
28. Ang Giok Bing
29. Paulina Sulaiman
30. Raymond Harris (putra Paulina)
31. Irma Agustina
32. Wahyudi Yuwono (laki Irma)
33. Iye Sundari
34. Sui Fung (Afung)
35. Miauw Fong (mama Afung)
36. Adelia Yulia
37. Niken Sulastri
38. Sri Hartati (temen Niken)
39. Elena Magdalena
40. Maria (temen Elena)
41. Primiari Nastiti
42. Yetty Yustiati (temen Prim)
43. Linda Ramli
44. Erni Rusmiliany
45. Dini Tjepoe
46. Merry (temen Dini)
47. Endang (temen Dini)
48. Indah Rahmawati (Indie)
49. Nuraini (mama Indie)
50. Yosef Djakababa
51. Rony Baskoro
52. Lina Makmur Alam (istri Rony)
53. Adnin Djakaria (laki Indie)
---------------------------------------------------------------------------------------------
Daftar & Detail, silahkan langsung hubungi :
Ade Purnama (Adep)
SAHABAT MUSEUM
adep@cbn.net.id
0818 94 96 82