my pretzel-super complicated mind | |
ADA APA SIH ??? ADA APA SIH DI HARI MINGGU INI ??? * Flashpacking & Hitch hiking To New Zealand * Traveling Gaya Koper Otak Ransel * Talk Show & Sharing session * Gathering para traveler dan flashpacker * Ngobrol2 & diskusi santai mengenai apa aja yang ingin kamu ketahui tentang New ZealandKAPAN ???Hari Minggu, 4 Maret 2012, jam 15.00 sore – selesaiDIMANA ACARA NYA???Markas Besar Flashpacker IndonesiaKomp. P.U - Jalan Suhodo II/1RT 003/RW 010Pasar Jum’at – Jakarta Selatan 12310(sebrangTerminal Lebak Bulus)ANCER2 KESANA NYA ???Email ke deedee_caniago@yahoo.com buat detail ancer2nyaGIMANA CARA MENDAFTARNYA ???Yang ingin ikut, silahkan konfimasi kehadiran ke facebook dan email ke deedee_caniago@yahoo.com supaya kami bisa mempersiapkan makanan2 ringan dan minuman buat para peserta yang confirm hadir.BAYAR NGGAK ?Absolutely NOT. Acara ini GRATIS alias TIDAK BAYAR. Siapa saja yang sehat lahir bathin dan menyukai traveling dengan gaya koper otak ransel boleh datang SIAPA AJA PEMBICARANYA DAN APA AJA TOPIK BAHASAN NYA ???Deedee Caniago: A Savy Flashpacker, Travel Blogger, Travel Books Writer :Introduction of NZ, solo traveling experience, transportation, accommodation, F & B, outdoors activities/video sky diving in NZ.Vayastra (Vari) : Flashpacker, World Wide Traveler : had been flashpacking to many countries and a few continentItinerary of getting around, getting VISA, international driving license, tips & trick also experience traveling on rented car, do & don’t, advantage & disadvantage, the difference between traveling in NZ, in comparison in other cities in the worldRadinka Basuki : Backpacker, Traveler, Hitch Hike Goddess, had been living in NZ for 8 years & hitch hike aound NZ for 6 monthsNZ in general, hitch hiking around NZ : tips & trick on hitch hiking in NZ, how to do it, what to expect, what to avoid, do & don’t, issue arise, problem solving.Tiara Sakti Sianturi : Pioneer Member of CouchSurfing Indonesia & CouchSurfing Indonesia Organization, CouchSurfing Ambassador:what is CS, sample profile member, how leave a reference, how to request a couch, activity in the forum, add a friend, do & don’t, free accommodation everywhere in the world, making friends with CS members worldwide, hosting CS member’s experience, being a guest in CS member’s home, worldwideNinta Sby : MC, ModeratorMC & moderator in various travel gathering/talk show/sharing session/travel books launchingADA HADIAH NYA TAK ?Ada doonng, there would be many interesting door prizes for those lucky ones :-)Kali2 aja ada tiket gratis ke NZ, who knows *wink*NO TELP YANG BISA DI HUBUNGI0813-814 88899Ok, kami tunggu kehadiran teman2 semua ya!Jabat erat persahabatan,Deedee-Vari-Dinka-Tiara-Ninta 
ADA APA SIH ??? ADA APA SIH MINGGU DEPAN ???Flashpacking & Hitch hiking To New Zealand – Talk Show & Sharing sessionTraveling Gaya Koper Otak RanselGathering para traveler dan flashpacker, ngobrol2 & diskusi santai mengenai apa aja yang ingin kamu ketahui tentang New ZealandKAPAN ???Hari Minggu, 4 Maret 2012, jam 14.00 sore – selesai DIMANA ACARA NYA???Markas Besar Flashpackers : Komp. P.U - Jalan Suhodo II/1, RT 003/RW 010, Pasar Jum’at – Jakarta Selatan 12310 (di depan Terminal Lebak Bulus) ANCER2 KESANA NYA ???A. Kalau naik taxi /bawa mobil sendiri :Mobil diarahkan menuju ke Terminal Lebak Bulus, ambil yang jalur kanan (satu arah). Di sebelah kanan ada Carrefour, Gereja, Pemadam Kebakaran, dan setelah lihat ruko, langsung belok kanan masuk komplek P.UBegitu masuk komplek, lurus aja nanti akan lihat pertigaan(portal), belok kiri. Lurus aja, lalu di jalan kedua sebelah kiri, belok kiri lagi. Lurus lagi, di jalan pertama sebelah kanan, belok kanan. Lurus sampai mentok ujung jalan, belok kanan, rumahnya di sebelah kanan yang warna merah/hitam.B. Kalau naik kendaraan umum (bus) :Naik bis apa aja yang menuju ke Terminal Lebak Bulus. Turun di terminal Lebak Bulus, langsung keluar terminal dan nyebrang jalan, karena komplek nya persis di seberang terminal Lebak Bulus, ada sign board/plang nya, Komp. PU.Begitu masuk komplek, lurus aja nanti akan lihat pertigaan(portal), belok kiri. Lurus aja, lalu di jalan kedua sebelah kiri, belok kiri lagi. Lurus lagi, di jalan pertama sebelah kanan, belok kanan. Lurus sampai mentok ujung jalan, belok kanan, rumahnya di sebelah kanan yang warna merah/hitam. GIMANA CARA MENDAFTARNYA ???Yang ingin ikut, silahkan konfimasi kehadiran ke facebook dan email ke deedee_caniago@yahoo.com supaya kami bisa mempersiapkan makanan2 ringan dan minuman buat para peserta yang confirm hadir. BAYAR NGGAK ?Absolutely NOT. Acara ini GRATIS alias TIDAK BAYAR. Siapa saja yang sehat lahir bathin dan menyukai traveling dengan gaya koper otak ransel boleh datang PEMBICARA DAN TOPIK BAHASAN NYA APA AJA ???1. Deedee Caniago: A Savy Flashpacker, Travel Blogger, Travel WriterIntroduction of NZ, solo traveling experience, transportation, accommodation, F & B, outdoors activities/video sky diving in NZ.
2.Vayastra (Vari) : Flashpacker, World Wide TravelerItinerary of getting around, getting VISA, international driving license, tips & trick also experience traveling on rented car, do & don’t, advantage & disadvantage, the difference between traveling in NZ, in comparison in other cities in the world
3. Radinka Basuki : Backpacker, Traveler, Hitch Hike GoddessNZ in general, hitch hiking around NZ : tips & trick on hitch hiking in NZ, how to do it, what to expect, what to avoid, do & don’t, issue arise, problem solving.
4. Tiara Sakti Sianturi : Anggota & Pengurus CouchSurfing Indonesia, CS Ambassador:jaringan silaturahmi internasional, penginapan gratis di seluruh dunia: what is CS, sample profile member, how leave a reference, how to request a couch, activity in the forum, add a friend, do & don’t
5. Ninta Sby : MC, ModeratorMC & moderator di berbagai acara gathering/bedah buku travel
ADA HADIAH NYA TAK ?Ada doonng, there would be door prizes for those lucky ones :-)Kali2 aja ada tiket gratis ke NZ, who knows *wink* NO TELP YANG BISA DI HUBUNGI0813-814 88899kami tunggu kehadiran teman2 semua ya! Jabat erat,Deedee-Vari-Dinka-Tiara-Ninta So I bought return tickets to New Zealand a long time ago, don't even remember when I bought it, why I bought it. Tapi kalau saya bisa mengingat2 lagi, waktu itu saya sedang galau parah (emang sekarang enggak ?) dan ketika Air Asia mendadak menawarkan tiket promo ke NZ, saya langsung ambil tanpa berpikir panjang.
Dan ketika hampir tiba saatnya berangkat, saya baru sadar bahwa saya belum urus VISA, belum urus itinerary, penginapan, transportasi, belom tau mau kemana dan ngapain aja selama disana. So I rushed to NZ Embassy to apply, and 5 days later, my VISA was approved
Baru kemarin saya posting di sebuh forum traveling lokal dan internasional, bertanya2 kepada mereka, where to go, what to see, what to do, if I'm about to explore the country for about 2 weeks, dan tanpa disangka2, reaksi dan respond yang saya dapatkan sangat banyak, sehingga akhirnya saya malah makin tambah bingung! haha
This would be my first "lost" trip, dimana saya pergi sendiri, tanpa tujuan, tanpa mengenal medan, tanpa persiapan.
Whatever will be will be... Apa yang akan terjadi terjadilah...
Saya juga blom tau akan menginap dimana selama saya disana, akan ketemu siapa aja, and knowing the fact that I am map disoriented, I know that I would surely get lost in New Zealand. Saya juga akan mencoba konsep baru di otak saya, mau nyoba hitch hiking, all the way, from the south to the North, mencoba pengalaman baru, nebeng mobil sesama traveller...
Anehnya, saya tidak merasa panik.
No, bukan karena jam terbang atau confidence tingkat tinggi seperti yang kalian pikir. Kali ini saya benar2 tidak ingin merencanakan apa2, as I will definetely expect the unexpected, experience the unpredicted.
Mungkin saya sudah bosan atau lelah dengan semua yang teratur, terencana dan terorganisir, atau mungkin saya ingin mencoba suatu petualangan baru yang benar2 beda, out of the box, dan beberapa mungkin mungkin yang lain. Entahlah. Saya juga tidak perduli...
Yang jelas, saya sangat excited menjelang hari2 keberangkatan, excited knowing that I would be doing everything on my own, meeting strangers, seeing new places, and everything would be spontaneous, unplanned !
Let's see if I survived. Dan kalau setelah tanggal 16 January 2012 kalian tidak mendengar kabar apapun dari saya, oh well, you better look me up - as I might be in trouble! haha
Bel me niet! Als je me liever niet hoort. Mis me niet! Als je denkt dat dat hoort. Kijk niet naar me! Als je liever iets anders ziet. Noem me niet leuk! Als je dat tegen iedereen zegt. Kom niet naar me toe! Als je niet voor me vecht. Hou mn hand niet vast! Als je me niet vertrouwd. Blijf niet bij me! Als je niet op me bouwt. Loop niet achter me aan! Als je liever ver voorop rent. Noem me niet mooi! Als je alleen de buitenkant bedoeld. Zeg niet dat ik de enige ben! Als je het niet de moeite waard vind. Ga geen relatie aan! Als je je liever niet bind. Wil me niet! Als je liever iemand anders hebt. Als je van me houd! zeg het dan alleen als je het meent! Noem me geen vriend! Als je slecht over me praat. Hou niet van me! Als je weet het gaat toch fout...........
Musibah itu emang enggak pernah pilih2 korban, tempat dan waktu. Alhamdulillah, dari beberapa kali musibah, (sempat coma waktu DBD, terhindar dari tabrakan maut beruntun dan kebakaran hebat, saya masih blom dikasih mati oleh Tuhan. Kayaknya Allah SWT belom rela saya mati, sebelum merasakan indahnya menikah, punya anak dan cucu. Errr, that is too much, I know. But really, mungkin Tuhan belum kasih saya mati untuk masih bisa menyenangkan dan mebahagiakan orang tua dan membantu orang lain, terutama teman2 yang tidak seberuntung diriku. Anyway, tadi malam ketika sedang santai2 dirumah orang tua di lebak Bulus, Selasa, 30 August 2011, sekitar jam 22.30 malam, saya mendapat kabar dari salah satu teman kos, bahwa kos2an kami dalam keadaan terbakar hebat.. Dan pahitnya, tidak banyak teman yang bisa saya hubungi karena setiap di hubungi, either mereka pada panik dan nyerocos nggak jelas sambil nutup telp, atau no nya tulalit, sampai akhirnya saya berhasil menghubungi tukang ojek langganan saya, Ayub, yang bilang bahwa keadaan disana lagi kacau balau, dan kamar2 sudah habis dimakan api Saya panik dan shock, dan saat itu juga langsung menghubungi dua teman baik saya, Mariza dan Anne, secara mereka yang paling bisa diminta bantuan pada saat itu juga, karena mereka tidak sedang ribet merayakan Idul Fitri (non muslim) dan biasanya mereka tahan melek malam2. Secepat kilat saya berlari ke jalan raya dirumah sambil nyetop taksi dan langsung menuju TKP, di Kozzy residence, setiabudi utnuk bertemu dengan teman2.Setibanya disana, saya melihat Mariza alias Oneng sudah ada di TKP, dan begitu saya sampai di depan ATM Perbanas, mendadak Etha dan Cindy, dua anak kos sana yang masih anak kuliahan menangis histeris, dan sayapun mencoba menenangkan mereka ditengah kegalauan pikiran saya sendiri. Kami duduk beberapa lama didepan ATM Perbanas, dikarenakan saat itu kendaraan Dinas Pemdam Kebakaran (DPK) masih mondar mandir yang membuat jalanan macet, sedangkan kami masih blom boleh mendekati TKP. Tak lama kemudian, beberapa teman lagi, Jetty, Shanro dan Lucky yang kebetulan sedang berada di dekat lokasi pun datang menemani. Untunglah sekitar 1 jam kemudian, kami sudah bisa menuju TKP dan berbondong2lah kami berjalan kaki menuju kos tersebut. Keadaan disana sulit dijelaskan. Tempat tinggal yang terdiri dari 2 lantai itu masih dalam keadaan terbakar, sementara keadaan disekitar gelap gulita (secara almost midnite). Lokasi juga penuh sesak, terlalu ramai dengan orang2 berkerumun yang tampaknya penduduk sekitar, juga banyak wartawan dan kameramen dari beberapa stasiun TV swasta yang tampak sibuk meliput berita. Tempat itu juga penuh dengan petugas2 DPK dan polisi yang sibuk mondar2 menyiramkan air dan mengamankan lokasi, ditambah lagi suara beberapa teman teriak2 menangisi barang2 mereka. Perfect! Untunglah, sekitar 1 jam kemudian, api pun padam, dan kami2 para penghuni kos2an tersebut dijinkan masuk untuk mengambil dan menyelamatkan barang2 kami yang bisa diselamatkan. Untuk teman2 yang tinggal dikamar atas, oh well, what can I say, my deepest condolence, tidak ada yg masih bisa diselamatkan secara bangunan atas habis dilalap api, tidak ada yang tersisa. Sementara kamar2 bawah alhamdulillah hanya sebagian yang rusak dan basah kena air. Kamar saya sendiri terletak dipojokan, tidak menyatu dengan kamar atas dan beda blok, sehingga aman dan tidak kena sesuatu apapun. Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi saja. Dibantu oleh teman2 yang tadi datang dan menemani (Mariza, Anne, Butong, Jetty, Shanro, Lucky), kami menyelamatkan barang2 dan dokumen2 berharga dari kamar saya, kamar abah Arie dan kamar Melvyn yang kebetulan saat itu tidak ada karena sedang pulang kampung di Lombok dan tugas di Vietnam. Sedangkan teman2 kos lainnya pun sibuk mengurusi diri masing2 hingga sekitar pukul 02.30 pagi, sampai akhirnya semua kelar, dan barang2 kami dimasukkan kedalam mobil Oneng . Sekitar jam, 03.00 pagi, kamipun menuju ke rumah masing2.The next day, saya terbangun dan memonitor kabar dari teman2 kos, terlebih2 dari teman2 yang tinggal dikamar atas. Rata2 mereka (baik yang masih pulang kampung maupun yang nggak mudik dan ada di kos saat itu juga) semua shock dan depresi, secara selain harta yang mereka punya didalam kamar itu, uang tunai, perhiasan, baju2, sepatu, barang2 elektronik yang mereka beli satu persatu dengan keringat sendiri, termasuk surat2, ijasah2 dan dokumen2 berharga, semuanya habis tak bersisa, yang ada hanya abu hitam menggunung disetiap kamar. Dari sekian banyak kamar, ada beberapa teman dekat kami, dan mereka berasal dari daerah yang tidak punya sanak saudara di Jakarta. Untuk itu, saya yang terlepas dari musibah, dengan segala kerendahan hati meminta bantuan dan mengetuk hati teman2 semua, untuk sudilah kiranya menyumbang dana serelanya untuk teman2 tersebut. Bantuan dana diterima untuk membeli handuk, pakaian dalam, dll dsb. Apabila sumbangan dana tidak memungkinkan, mungkin bisa juga menyumbangkan pakaian2 baru ataupun pakaian2 bekas yang masih layak pakai (untuk pria maupun wanita) yang bisa dikenakan sehari2, karena baju yang mereka punya aadalah baju yang terakhir mereka pakai. Bagi yang berniat untuk menyumbang uang/pakaian2 bekas, silahkan untuk menghubungi no saya disini, nanti kami coba koordinir untuk menyalurkan sumbangan nya kepada teman2 yang membutuhkan. Catatan keuangan nya akan terbuka kok. Akan tetapi, apabila teman2 tidak bisa membantupun, mohon kiranya menyampaikan kepada teman2 lain apabila masih ada yg ingin menyumbang, dan mohon doanya saja ya, semoga teman2 tersebut diberikan ketabahan, kesabaran dan keiklasan.Itu saja dulu berita dari saya. Thanks for dedicating your time to read. Thanks for your kind help and attention. Makasih juga kepada beberapa teman baik yang sudah berniat untuk mentrasnfer sejumlah uang ke rekening saya (Tesya dan uda Asrul, no rekening ku udah terima kan ya) dan Te Sue juga Bee yang sudah dan akan nge drop baju2 bekas layak pakai untuk dibawa ke kos saya besok. Anyhow, have a blessed Idul Fitri dan holiday. Do feel blessed that our life and health are much more better than others, alhamdulillah. So I moved out of house.So what ? Well, it’s nothing to you, but it’s a big thing to me. Meaning I have some spare space and spare time on my own. Emangnya selama ini engak ? well, concerning that I was still living I my parents’ palace, so I didn’t have much privacy. You see, since we were kids, we were THAT close to mom and dad, and the siblings too. We share lots things to them so they know what’s going on within their children, our ups and downs (well, not everything, count the secret out ya). I’m not complaining, as I LOVE living with my lovely parents, tapi cuman agak2 pusing aja sama jam malam yang hare gene masih tetep aja berlaku. Apalagi setelah kemalingan mobil dulu, gerbang di RT sekarang digembok pake palang, so I need to be home before 23.30pm daily., otherwise nanti nggak bisa masuk rumah karena ada palang yang menghalangi.And as we grew much much older, the tradition continues and I’m used to have this big warm-hearted family to grow and live together with, until this one day, after coming back from holiday, I found out how messy my house was ! balik cuti tau2 rumah berantakan aja loh, kayak kapal pecah, keren!I was in surprise, ternyata papa-ibu merenovasi rumah jauh lebih cepat dari jadwal yang sudah direncanakan sebelumnya, sehingga saat saya pulang kerumah, kepala pening melihat semua barang berserakan dimana2. I cant find my stuff ! Mereka memporak poranda kan my secret garden, my lovely cozy room, hiks! that’s when I decided to escape, getting away from debu2 dirumah, and have peace at my own space.I actually did, find my fave get-away space, markas besar Kozzy di Setiabudi. Kos yang berisi kurang lebih 70 kamar berbagai tipe, dengan berbagai fasilitas dan kemudahan transportasi/makanan yang nyaman dimana kita bisa leyeh2 olah raga dikamarnya abah, trus nonton DVD sambil nge gossip di kamarnya Melvyn, atau nyela2 boxu, tapi kos ini selalu terisi penuh, sehingga saya sempat ditemenin Ninta muter2 nyari kos didaerah sekitar Setiabudi. Khatam dah gue sama daerah sana, sound track “dari pintu ke pintu” nya Ebiet G Ade bener2 pas rasanya, mengingat kami benar2 mengetuk dan mausk dari satu pintu ke pintu yang lain, demi mendapatkan informasi kos yang sesuai dengan selera. Biarpun sudah dikasih info oleh Asanti, Rani, Te ta dan Aya mengenai pilihan tempat kos lainnya, tapi rasanya saya tidak bisa kelain hati, sabar menanti kekasih hati, eh, calon kamar yang ingin sekali saya tempati, hingga akhirnya suatu hari yang indah, abah memberi kabar bahwa kamar yang sudah lama saya nanti2 tersebut akhirnya kosong juga!Dengan tidak sabar, saya menelfon salah satu teman baik lainnya, Malih dan pasukan ble e gerwani yang silet2 itu *lirik ke Kams & Ata* untuk mengangkut barang2 saya dari rumah ke kos and I couldn’t wait to get my room ready, so after lunch, dengan ditemenin sama satu ble e lagi ke Carrefour untuk belanja belenji mengisi keperluan kos. Di kantor sih, boleh aja jadi eksekutip (pake P) keren, di luar sih, boleh aja jadi penulis kondang yang dipuja2 bangsa (plaaakk), tapi kalo di rumah sendiri dan di kos, tetep aja, jadi babu. Nih liat jadwal keren saya : nyapu, ngepel, ngelap debu, ngosek kamar mandi yang kotor, ngosongin bak, nyikat lantai, dan semuanya selesai jam 11 malam saja loh! Capek sangat tapi amat sangat senang karena kamar saya akhirnya bersih dan wangi, biarpun blom banyak pernak perniknya. Ok, First thing’s done. Next, I’m painting my own room, seperti tema yang pernah saya bikin waktu saya tinggal di Bali dulu. Dindingnya di cat dengan nuansa ombak2, dan kamarnya dipenuhi dengan semua pernak-pernik berbau laut dan pantai. Gila, anak pantai banget nggak sih gue ?! 3 hari nge cat sendiri (eh dibantu sama mas Hadi deh!), akhirnya kamar ini siap juga untuk ditempati. Perfect !Basicly, I love this place ;1. The Facilities
Fasilitas yang disediakan kos ini lengkap. Selain kamar dengan AC dan kamar mandi di dalam kamar, kita juga dapat jatah 2 stel baju dicuci dan di setrika per harinya. Resiko baju dicuci dengan segitu banyak orang yang tinggal disini adalah kemungkinan baju tertukar atau hilang. Kalo cuma sekedar tertukar sih masih bisa dilacak, nah kalo hilang ? males kaaann ? so selama baju yang saya titip cuci itu bukan baju2 mahal atau baju2 favorite saya, saya taro dikeranjang cucian untuk diambil sama mbak nya. Tapi kalo baju2 tertentu, saya lebih suka bawa pulang kerumah lalu memcucinya sendiri, atau saya bawa ke laundry/dry cleaning terdekat. Kita juga bisa meminta mbak nya untuk membersihkan kamar kita beberapa hari sekali, tentunya dengan memberikan uang “terima kasih” ke si mbak setiap bulannya. Tapi kalo saya sih lebih suka nyapu/ngepel kamar sendiri. I mean, hellowwww, kamarnya juga nggak gede2 banget, plus biar sekalian hidup bersih dan sedikit olah raga laaahh.Disini juga ada lobby besar yang nyambung dengan ruang makan dan dapur umum, sehingga kalo temen datang, kita bisa santai ngeriung di lobby area ini. Di kos ini disediakan kantin yang menerima pesanan makan, dari mulai ayam/daging/ikan/tahu/tempe sebagai lauk utama, hingga sayur2an seperti sayur sop/bayem/kangkung etc. Rasanya sih lumayan, tapi saya lebih suka masak sendiri, bisa suka2 ngasih bumbunya, dan tentu saja masakan sendiri lebih “nendang”, iya kan Meo ? *lirik Melvyn yang sering ngerasain masakan gue* :-DDapur juga disediakan dengan kompor gas, gas dan peralatan masak standard nya. So kalo mau masak ribet, ya harus punya/beli/pinjem peralatan masak teman. Karena saya suka masak, jadi saya termasuk orang yang cukup punya perlengkapan masak, termasuk pisau dan talenan nya :-D. Tapi jangan sampai lupa masukin peralatan masak setelah dipakai dan dicuci bersih, karena katanya bisa hilang. Jadi segera setelah selesai masak, cuci keringkan semua peralatan, dan bawa masuk lagi ke kamar, hehe2. The SecurityTempat ini sangat secure. Bisa memuat sekitar 15 mobil dan sekian puluh motor, dijaga 24 jam oleh beberapa security. Tempatnya buka 24 jam juga, bisa pulang kapan aja, jam berapa aja, asalkan nggak bikin keributan dan keonaran, semuanya baik2 aja.3. The people Teman2 yang tinggal di kos campuran ini beranekaragam latar belakangnya, tapi herannya, mayoritas Padang! Mungkin karena orang Padang dilahirkan untuk berkelana kali yah, sehingga mereka menyebar dimana aja, termasuk ditempat ini, hehe. Pendidikan dan pekerjaan para penghuni kos nya pun macam2, ada yang orang kantoran, ada yang anak kuliahan, ada surfer, ada banci, ada yang kerja disalon, di bar, bahkan ada pemain sinetron & anak band yang tinggal disini. Lengkap deh pokoknya! *sambil ngitung berapa orang yang ganteng yang tinggal disini, errrr ada 3 bo !!!*Kadang2 kita makan malam bersama, dan kadang2 setelah makan kita main kartu, main catur, atau sekedar ngobrol2 nggak penting. Sering juga sih main gitar sambil nyanyi2 nggak jelas. Saya jadi bisa lebih mengasah kemampuan saya dalam menyalurkan hobby merusak lagu, yang tentu nya disebelin sama si pemain gitar yang udah capek2 memainkan gitarnya, heheSaya pribadi nggak terlalu sering ngumpul2 banget, paling kalo lagi mood dan imut aja, karena saya lebih suka privacy dan menghabiskan waktu saya dikamar sambil nonton TV, nonton DVD, baca buku atau online di laptop mungil saya sambil browsing sana sini (dapet salam dari facebook yang di block dikantor! Haha) dan tentu saja, memulai tulisan untuk buku ketiga saya. Tapi paling tidak, orang2 yang tinggal disana yang bikin saya betah.4. The location Lokasi kos saya ini sangat strategis. Di beberapa sore yang cerah, saya sering iseng jalan kaki muter2 seputeran tempat tinggal saya tersebut, dimana lokasinya berada di sekitar Universitas Perbanas, dan ini yang saya bisa simpulkan :- Ada ratusan warteg bertebaran. Ok, mungkin nggak ratusan banget sih, but I lost count, secara everywhere I go, wherever I look, there’s always warteg, warteg and warteg. Menunya rata2 sama, ada sayur2an atau tumis2an, ayam goreng, tahu tempe dan telor dadar atau terlur mata sapi. Yang bikin beda cuma kalo mereka punya menu special yang bikin beda sama warteg lain seperti sayur asem atau sop ayam- Warung indomie telor kornet juga warung kopi yang menjual kopi susu, ovaltine, bubur kacang ijo dan ketan item plus telor setengah mateng juga bertebaran, sehingga rasanya saya khatam deh nyobain 3 menu andalan indomie (indomie kari ayam, indomie soto dan indomie soto, ugh!)- Dari sekian banyak warteg, warkop dan warung indomie, masa’ hanya ada 3 RM Padang ??? something is not right here. Secara orang Padang itu biasanya nggak bisa liat space kosong kan ya? setiap ada belokan dikit, biasanya langsung berdiri rumah makan Padang, dari yang paling mahal sampe yang paling sederhana pasti ada. Tapi herannya, disekitar kos saya hanya ada tiga, saya ulangi, hanya ada TIGA rest Padang, itupun yang enak cuman 1 doang, yang disampingnya Perbanas persis, yang ada sate Padangnya. Oh well, paling enggak, masih adalaaahh, RM Padang yang rasanya masuk dilidah- Warnet & game online ada dimana2. Mungkin karena target pasar nya anak kulaihan kali ya, makanya disediakan begitu banyak warnet- ATM. Thanks God ada mesin ATM disekitar kos, so kalo kurang duit, tingal narik aja. Ada BCA, Mandiri, BNI, BRI and many more. Jadi kalo ditagih sewa kos, nggak ada alesan nggak bisa bayar dan bilang nggak punya duit cash, karena deket kos terdapat banyak ATM, hehehe- Ada banyak toko sepatu/tas disepanjang jalan Perbanas. Yeap, seperti banyak dari kalian yang mungkin sudah pada tau, perbanas dari dulu sampe sekarang terkenal sebagai salah satu lokasi dimana kita bisa memesan sepatu dengan model yang kita inginkan. Tinggal bawa model sepatu/tas nya, nanti tukangnya akan memberikan contoh2 bahan dan aksesoris yang mereka punya, tinggal deal harga, ukur kaki, sekitar dua minggu kemudian sepatu/tas nya udah bisa diambil. Kalo cocok dengan harga dan hasil kerjanya, dijamin pasti akan kembali lagi secara harga yang ditawarkan sudah pasti jauh lebih murah dengan harga toko, sementara modelnya hanya kita sendiri yang punya. Keren kan ?!
Tapi ngak semua orang cocok bikin disini, karena ada temen yang pernah coba bikin/pesen sepatu disini, dan kecewa dengan hasil dan kualitasnya. Oh well, pinter2nya kita milih tempatnya aja kali ya ? Karena beberapa temen saya yang bikin sepatu/tas disini, hasil dan kualitasnya bagus2 sangat.- Laundry juga banyak banget disini, mulai dari laundry mahal yang dihitungnya per pieces, sampe laundry kiluan, dengan service antar jemput pula!- Salon : ini yang saya paling suka, banyak salon murah! Kalo saya biasa nyalon di salon langganan saya bisa menghabiskan Rp 150,000 – Rp 200,000/sekali nyalon, disini creambath dan cuci blow nya mulai dari Rp 25,000 – Rp 50,000 doang! Malah ada paket Rp 100,000 yang isinya : massage, menicure-pedicure-ratus, cuci-blow. Heaven !!!! - Delivery service : banyak restaurant/rumah makan yang bertebaran disekitar lokasi ini yang menawarkan “delivery service” alias servis antar jemput, mulai dari makanan, laundry, bahkan tukang ojek pun bisa di booking lohhh!5. TransportationTranspotasi yang paling kondang disini tentu saja ojek. Secara lokasi jalan raya nya sempit dan banyak satu arahnya, maka kendaraan favorite untuk keluar masuk daerah ini tentu saja ojek. Rata2 Rp 8,000 per destinasi. Dari kos ke jalan raya HR Rasuna Said Cuma Rp 5,000, ke ITC Ambass Cuma Rp 8,000, ke WTC Sudirman cuman Rp 8,000. Dan di hampir setiap kos, ada beberapa tukang ojek yang stand by, sehingga kemana2, kita biasa nya menggunakan beberapa tukang ojek yang sama, sehingga lama2 hapal sama muka dan nama2 mereka. Harga juga udah nggak usah tawar2 atau tebak2 buah manggis lagi, cukup mengira2, berapa jauh jarak dengan ongkos, langsung bayar aja tanpa harus nego dulu, asik kaaann ?6. ITC AmbassWhat I hate about this new place, tempatnya sangat dekat dengan ITC ambassador, 5 menit by ojek, dua kali napas, udah nyampe ke surga, errrr, ke ITC ambassador tersebut.
Nah ini yang saya sebel, saya jadi konsumtif mampus ! Dulu waktu baru2nya saya pindah kesini (I’d been here almost 3 months now), hampir setiap hari saya ke ITS Ambassador alias ambass ! hanya sekedar untuk beli DVD, makan, sampe beli2 baju kerja dan maenan2 buat Almira. Wong disuatu hari yang norak, saya sampe beli BlackBerry baru, Onyx-2, padahal nggak perlu HP lagi, secara saya udah punya BB juga, tapi yaitu tadi, jadinya suka beli barang2 yang nggak perlu2 banget. Damn idiot I am, indeed! Akhirnya, setelah beberapa minggu, saya berhasil mengurangi kebiasaan jelek (dan menguras duit) main dan belanja ke ITC ambass7. Olah Raga & Extra ActivitiesNah, setelah nge kos, akhirnya sekarang saya punya waktu untuk melakukan olahraga. Mulai dari jogging dan jalan sore disekitar kos, pilates dan bulutangkis dikantor, dan akhir bulan ini mau dianterin Ela Elo Alay untuk beli sepeda lipet (seli), supaya bisa ikutan geng selsin (seli sinting) *lirik Endah, Alice, Olive, Nanis, bing* olahraga setiap hari Minggu, sekalian hunting makanan alias wisata kuliner (Bike To Eat). Sayapun sudah menemukan raket squash saya, sehingga tinggal cari partner untuk maen squash di Senayan. Kalo mau olahraga tapi males jauh2 dari kos, tinggal maen ke kamarnya abah, dia punya X2 box, kita tingal nyetel alatnya, abis itu bisa milih games yang bikin keluar keringat, mau yang dancing2 ala Kyle Minoque *lirik mbak Ari alias Dwi* atau yang loncat2 tinju, marathon, surfing etc *lirik Oneng & Melvyn*. Tapi kalo olahraga online seperti ini, sehat enggak, tapi dicela iya, saking biasanya anak2 yang maen /olahraga ketempat abah ini kita ketawain, abisnya lucu banget liat mereka olahraga virtual, sambil cekikikan. Tapi intinya, , nge kos emang membuat hidup lebih sehat! Tinggal berenang aja nih, yang belon ada kemajuan dari dulu sampe sekarang, haha! *lirik Tiwi, sang Komandan*Sejak nge kos, frekuensi kongkow saya juga bertambah. Kalo dulu jarang ikutan anak2 nongkrong karena alasan rumah jauh dan macet mampus, sekarang nggak ada alasan lagi untuk menolak puluhan ajakan gaul dan main. Tapi tetep aja, saya lebih selektif memilih undangan, dikarenakan saya emang nggak terlalu suka nongkrong dan begadang, apalagi ajeb2. Biasanya saya akan ikut nongkrong2 for a coffee, nonton di setiabudi-1, atau kuliner disekitar kos. Record saya pulang ke kos adalah jam 5 subuh, secara setelah acara peluncuran buku FLASHPACKING KELILING INDONESIA, saya mengadakan acara syukuran kecil2an, makan2 di kos dengan menu rendang bu Wisda, itiak mudo lado ijo nya Oma Anna, pecel mbok tatik, dan mengundang teman2 terdekat dari geng Borju, OKS, Kozzy dan Kelas Regular. Selesai makan2, jam 12 malem kami (saya dan anak2 OKS) lanjut karaoke di Inul Fizta Pasar Festival sampe jam 2 pagi, yang dilanjutkan dengan dengerin curhat nya bang Mirza tentang trip Eropa nya yang seru dan penuh kejutan (sampe berantem2 segala di negeri orang, hehe) sampe jam 4.30 pagi, sampe akhirnya kita pulang kerumah masing2 dan satpam2 nya sampe heran, tumben2an nya saya balik jam segitu, haha!And yeah, extra money spent indeed, pengeluaran semakin besar dan bertambah, and THAT, needs to be reduced!8. The Gossip & the HappeningTinggal di Kozzy tentram dan adem ayem aja ? oh jangan salah, karena seringnya orang2 yang tinggal disini kumpul2, ngobrol2 santai sambil kadang ngegossip, mulai dari obrolan sehari2, sampe ngomongin politik, budaya, ekonomi, sosial hingga bahasan2 nggak penting lainnya, termasuk ngebahas artis2 kagak penting di TV*dapet salam dari Syahrini*. Kadang2 juga ngebahas tentang teman2 sesama penghuni kos, sehingga lama2, kita bisa jadi tau, siapa yang pacaran dengan siapa, siapa yang kerja dimana, yang masih jobless, yang suka party & mabok, yang doyan masak, dan yang paling seru, siapa yang berantem sama siapa dan siapa yang ditegur/diusir security. Biasanya yang berantem itu jarang, tapi bukan berarti nggak ada yg pernah berantem, secara penghuninya sekitar 70 orang aja loohh. Biasanya masalahnya karena ada yang berisik, sehingga ditegur oleh teman2 sesama penghuni kos, atau malah ditegur sama satpam nya langsung. Tapi biasanya ditegur baik2, dan abis itu pada nyadar. Kalo udah ditegur terus nggak nyadar juga, ya diusir dari sana. Itu pernah terjadi pada 2 orang warga kos2an tersebut beberapa waktu yang lalu. Dikarenakan kos ini semua prang bisa keluar masuk dengan leluasa, biarpun udah ada 3 orang security, tapi tidak menjamin bahwa barang2 tidak hilang. Yang sering hilang adalah sandal/sepatu yang diletakkan diluar kamar. Maka sejak saya pertama kali pindah ke kos ini, saya selalu memasukkan barang2 pribadi saya kedalam kamar, sehingga hingga saat ini, insya allah barang2 saya blom ada yg pernah hilang. Aduh amit2, jangan sampe deh!*ketok meja 3X*. Yang lucunya, waktu itu Metro TV sempat mewawancarai saya mengenai flashpacking keliling dunia disalah satu program Archipelago, shootingnya dikamar Kos, satu team komplit dateng dengan menenteng2 kamera yang segede2 gaban itu. Padahal shootingnya cuman didalam kamar tertutup, cuman 30 menit doang, dan kos pada saat itu dalam keadaan sepi, secara baru jam 5 sore, pada blom pulang kantor kan yah, tapi tetep aja, beritanya menyebar, bahwa saya adalah salah seorang pemain sinteron yang sedang shooting! *tepok2 jidat sambil ngakak*. Berarti kalo kapan saya punya pacar lagi, semua orang akan tahu, karena pastinya berita akan menyebar dengan cepat..:-DAnyhow, despite the thought of it is very nice living alone, I still do miss my parents every once in awhile. Kangen dimarahin, kangen dimasakin, kangen dikelonin, etc etc. Makanya, kecuali kalo saya ada trip jalan2 atau lagi tugas kantor keluar kota, biasanya saya akan kerumah adik saya, Yudhi, untuk sekedar say hello melepas kangen sama orang tua saya yang sementara tingal ditempat Yudhi sampe rumah jadi, dan puas2in main2 sama Almira yang makin cantik dan makin pintar + bawel itu.Despite the fun of living asingle, I do hope my house is ready less than 6 months, so I can start living in my own world, once again :-) Dear all,
Buku FLASHPACKING KELILING INDONESIA sudah bisa dibeli di Gramedia dan seluruh toko buku di Indonesia. Harga Rp 65,000/buku.
Akan tetapi, yang mau beli buku + tanda tangan penulis (Deedee Caniago), silahkan kirim email ke deedee_caniago@yahoo.com dengan menuliskan detail :
1. nama pembeli 2. alamat lengkap pengiriman 3. no telp yang bisa dihubungi 4. jumlah buku yang akan dibeli 5 untuk siapa buku tersebut ditujukan. Lalu silahkan transfer Rp 65,000/buku + ongkos kirim ke bank Mandiri, dengan no rekening 1020004947336 atas nama DIAH INDRIATI PURNAMASARI.
Tolong kirimkan bukti transfer ke email ke deedee_caniago@yahoo.com apabila kalian sudah mentransfer uangnya Boleh juga ngetwitt saya di @deedeecaniago untuk pemesanan
Oh ya, buku akan dikirimkan apabila uang transfer sudah diterima ya!
thanks!
Deedee Caniago


LET'S SING IT OUT LOUD !!!
WE DIDN'T START THE FIRE by BILLY JOEL
Harry Truman, Doris Day, Red China, Johnnie Ray South Pacific, Walter Winchell, Joe DiMaggio Joe McCarthy, Richard Nixon, Studebaker, television North Korea, South Korea, Marilyn Monroe Rosenbergs, H-Bomb, Sugar Ray, Panmunjom Brando, "The King and I", and "The Catcher in the Rye" Eisenhower, vaccine, England's got a new queen Marciano, Liberace, Santayana goodbye CHORUS We didn't start the fire It was always burning Since the world's been turning We didn't start the fire No we didn't light it But we tried to fight it Josef Stalin, Malenkov, Nasser and Prokofiev Rockefeller, Campanella, Communist Bloc Roy Cohn, Juan Peron, Toscanini, Dacron Dien Bien Phu Falls, Rock Around the Clock Einstein, James Dean, Brooklyn's got a winning team Davy Crockett, Peter Pan, Elvis Presley, Disneyland Bardot, Budapest, Alabama, Khrushchev Princess Grace, Peyton Place, Trouble in the Suez We didn't start the fire It was always burning Since the world's been turning We didn't start the fire No we didn't light it But we tried to fight it Little Rock, Pasternak, Mickey Mantle, Kerouac Sputnik, Zhou Enlai, Bridge On The River Kwai Lebanon, Charles de Gaulle, California Baseball, Starkweather homicide, Children of Thalidomide Buddy Holly, Ben Hur, Space Monkey, Mafia Hula Hoops, Castro, Edsel is a no-go U2, Syngman Rhee, payola and Kennedy Chubby Checker, Psycho, Belgians in the Congo We didn't start the fire It was always burning Since the world's been turning We didn't start the fire No we didn't light it But we tried to fight it Hemingway, Eichmann, Stranger in a Strange Land, Dylan, Berlin, Bay of Pigs invasion Lawrence of Arabia, British Beatlemania Ole Miss, John Glenn, Liston beats Patterson Pope Paul, Malcolm X, British Politician sex J.F.K. blown away, what else do I have to say We didn't start the fire It was always burning Since the world's been turning We didn't start the fire No we didn't light it But we tried to fight it Birth control, Ho Chi Minh, Richard Nixon back again Moonshot, Woodstock, Watergate, punk rock Begin, Reagan, Palestine, Terror on the airline Ayatollah's in Iran, Russians in Afghanistan Wheel of Fortune, Sally Ride, heavy metal suicide Foreign debts, homeless Vets, AIDS, Crack, Bernie Goetz Hypodermics on the shores, China's under martial law Rock and Roller cola wars, I can't take it anymore We didn't start the fire It was always burning since the world's been turning. We didn't start the fire But when we are gone It will still burn on, and on, and on, and on... We didn't start the fire It was always burning Since the world's been turning We didn't start the fire No we didn't light it But we tried to fight it We didn't start the fire It was always burning Since the world's been turning We didn't start the fire No we didn't light it But we tried to fight it We didn't start the fire It was always burning Since the world's been turning We didn't start the fire... I don’t really dreams that much, but last nite I had a really weird dream.Jadi begini ceritanya :I was on way to go to somewhere-can't remember where, but when I’m about to check in at the airport, I realized that I didn't bring my passport. When I was thinking how to get my passport and looking for help, there was an old lady who seemed to already waiting for me in the corner, who offered her assistant to take me to my apartment.Yang lucunya, ibu2 tua ini nganterin saya ke apartment naek ojek. So off we went, saya diboncengin ibu2 tua itu ngebut ke apartment, ambil passport, dan langsung nganterin balik ke bandara. Sambil lari2 dan harap2 cemas, ternyata pesawat yang mau membawa saya ke -desnitation nowhere -tersebut belum jalan. Pheeewww. Napas, napas, napaaassss.Ternyata, ketika saya check in di bandara, saya baru sadar, bahwa passport yang saya bawa ternyata bukan passport ketiga (atau passport terakhir), melainkan passport kedua yang isinya sudah penuh dan masa berlakunya sudah lama habis. Yang anehnya, biarpun kondisinya demikian, saya tetap diperbolehkan check in dan masuk ke pesawat terbang.Sialnya, saya nggak tenang, kepikiran kalo nanti udah sampe negara tujuan (negara apapun itu), saya akan kena masalah karena passport yang sudah expire ini. So when the plane began to move, I got panicked, decided not to go, dan meminta mas pilot yang sedang menyetir untuk menghentikan pesawat yang sedang berjalan ini.
So I got off the plane, dan disaat saya turun dari pesawat, saya terbangun dengan badan penuh keringat. Langsung aja jam 4 subuh pas bangun tadi, saya ambil passport saya, saya pandangi lama2 dan saya pegang erat2, dan langsung saya masukan dompet dan saya bawa kemana-mana. Don’t ask me whyNevertheless, the dream feels so real and it bothers me a lot, knowing the fact that :- Saya tidak pernah pergi keluar negri TANPA membawa passport, karena saya tau, passport merupakan satu dari sekian dokumen penting untuk bisa masuk ke suatu negara- I didn’t know who the old lady was, but she looks familiar, with warm-hearted and nice smile, it scared me- Kenapa juga ibu2 tua itu - just happen to be there, and pake acara naek ojek pula ke apartment nya ?- Kenapa saya masih di ijinkan masuk ke pesawat padahal passport saya yang sudah expired ?- Kenapa juga mas pilotnya mau aja saya suruh berhentiin pesawat yang jelas2 sudah jalan and ready to take-off?- Why would I sweat like hell ?- Kenapa saya tetep kepikiran mengenai mimpi tadi malem ?Oh well,kata orang mimpi adalah bunga tidur, bukan sesuatu yang harus diseriusin dan dimengerti. But being what I am, who I am, I can’t help thinking and talking about it.I don’t think I would be able to go thru the week without knowing what did the dream mean or what the message anyone tried to deliver. Padahal, like I said earlier, blom tentu ada artinya juga sih. But hey, at least I could tell people, that once upon a time, I could stop the plane from moving, even in a dream only ! :-DJakarta, 4 July 2011 some people don't bother much about REPUTATION They think it is not THAT important But what they forgot, when people speak up, you could either become an idol and a role model or ends up as dead as history... Never under-estimate the power of words, 'coz it flashes faster than light & thunder, and the result is sometimes as scary as hell... So while you still have plenty of time, you might want to consider taking your time to think, to decide what you want, and how you want to make it work... You know yourself better and what's best for you You are a master of your own destiny, dan hanya kamu sendiri yang bisa memutuskan, whether to still ignore and fade away, or do something about it and shine as a rising star... Jakarta, 1 July 2011 *notes & lesson learnt in life, written based on "unforgettable" last trip experience* Gramedia Pustaka Utama dan Deedee Caniago mengundang Anda semua untuk hadir dalam acara Peluncuran Buku
FLASHPACKING KELILING INDONESIA Traveling Gaya Koper Otak Ransel
Trik mengurus sendiri perjalananmu mengelilingi pulau-pulau dan pantai-pantai cantik di Indonesia karya Deedee Caniago
bersama pembicara/bintang tamu : -Teobaldus Tri Prasetyono (Penulis Buku Pulau Terluar Indonesia dan Anggota Kehormatan WANADRI) -Ukirsari Manggalani (Editor National Geographic Traveller)
untuk bincang2 santai seputar travelling keliling Indonesia.
Sabtu, 18 Juni 2011 pukul 15.30-17.30 sore di toko buku Gramedia Matraman Jl. Matraman Raya No.46-50 Jakarta Telp: 021-8581763
Acara ini gratis,tidak perlu reservasi atau konfirmasi sebelumnya silahkan langsung datang dan bergabung di acaranya.
Looking forward to see you there!
Cheers Deedee Caniago

..........................................................................................................
..........................................................................................................
..........................................................................................................
..........................................................................................................
when everything seems to lead you to the edge of the cliff, trust God fully and let go, 'coz He will catch you if you fall, and teach you how to fly...
if you're not too sure whether God listens, find your own ways, to get rid of the pain...
I have my own way, by going away to some places new, alone, lost in my own new world...
does it change the situation ? does it solve the problem ? does it make any different ?
maybe not, but it doesn't matter
coz it makes me feel much better, stronger, and happier...
so there... I do hope you'll find your own ways too coz life is all about love, health and happiness
Jakarta, 1 April 2011 ketika matahari sedang tak bersinar dan langit gelap tak berbintang
 ........................................................................................................
........................................................................................................ ........................................................................................................ ........................................................................................................ Please stop sending me stuff.
Rule no.1 when you are a secret admirer, MAKE SURE THAT NO ONE KNOWS WHO YOU ARE , as I’m beginning to think that I know who you are. Be careful. If you’re someone I knew, it is no longer fun.
Rule no.1 when you are a fans, MAKE SURE YOU KNOW EXACTLY WHAT THINGS YOUR IDOLS LIKE MOST as :
1. No offence, I don’t like lasagna nor any Italian food, they went straight to my friend’s stomach. But if you insist, do send me “itiak mudo lado ijo” instead, and if you’re into me that much, you’ll know where to find them.
2. I’m not into perfumes, but if you’re about to please me, SEND ME BODY SHOP’S PRODUCTS ONLY as no matter how expensive they are, I don’t like any perfumes you sent me, they’re too “manelijk” (Note : it’s Dutch, so google and get what that means). And don’t get me wrong, women sometimes get tense when they received perfume as a gift as we might think other people think that we stink !
3. I don’t like any chocolates. So if they arrived, I gave them to security on 17th floor instead, they’re very happy about it and keep counting the next schedule for those chocolates to arrive
So, before you claim that you’re a fans and a secret admire, get to know things and facts about me first, and if you’re not too sure what I like, a bucket of flowers would be just fine, nice, sweet and “normal”. Or else, please stop sending me things with “secret admirer and no.1 fans” note on it !
And oh, in case you read this, you might have known, on my last post stated that I’m looking for a 2nd hand Honda Jazz, 2006. Do surprise me !!!
Jakarta, 14 March 2011

.........................................................................................................
.........................................................................................................
.........................................................................................................
.........................................................................................................
how do you get over your trauma ? how do you fight back your fear ? how do you control your emotions ?
nah, sorry, I don't have any good answers and I ain't no fans of any motivation book
but thanks to Ferry and Malih yang udah sangat sabar dan sangat gigih menyemangati saya - yang amat sangat keras kepala ini -
for the very first time in a few years after that crazy car accident happened I was finally be able to control my self, my fear, my emotion and start driving again
yes I'm still shaking tangan masih tegang duduk masih kaku kaki dan lutut masih gemetar but hey, I was driving on the bloody traffic road today !!! rute : Pondok Indah-Radio Dalem-Gandaria-Pakubuwono-Sudirman-Thamrin-Monas ! (tanpa menyenggol, menyerempet dan menabrak mobil orang lain, hehehe)
yes I'm very proud of myself
what's your secret ? they asked there ain't no secret but there might only be one key, you just have to fight against yourself kamu harus bisa mengalahkan diri sendiri and I did
besok2 mulai nyetir lagi aaahh dan step berikutnya adalah mulai browsing dan nyicil mobil !
kalo udah bisa nyetir lagi, what next ???
masih nanya ??? hellooowww ???
berenang, gilaaaaaa !!! ahahahahahahahahahahaha *lirik Trinity sang guru renang*

Barusan ngeliat point2 buat bahan tulisan catatan perjalanan Kamboja dan Vietnam, with thousands points of info, experience and lesson learnt, kok rasanya udah bisa jadi 1 buku lagi yah ? atau catatan perjalanan nya dijadiin buku (lagi) aja ? hehehe Either way, kok mau mulai nulisnya aja males banget ya? ........................................................................................................... ........................................................................................................... ........................................................................................................... ........................................................................................................... Hai TH,
Remember how I told you, in some destinations, I seem to always fail to visit ? well, this place, X, is one of them. A couple weeks ago, I read a book called “Your job is not your career”, authornya Rene siapaaa, gitu. I was really inspired and motivated by the book. I started to realize, that no matter how much I like my job, the company, the people I work with, the office building and location, the environment, the money I get, but deep down it’s not really me. My life and passion is all about hospitality, service and tourism industry. Saya terlalu mencintai travelling dan exploring and I’m very happy about it. Recently, I had also discussion with one of close friends and he pursued me to start my own company (atau apapun itu namanya), kindda trip organizer. A private and personalize trip organizer, so I could be my own boss, make my own money and arrange my own schedule (jadi cuti liburan nggak harus tergantung approval dari boss, etc). I’’m not too sure if I’m ready to leave my comfort zone, until a couple days ago, I read an offer from “X Tourism Board”, that at the time being they’re looking for PR officer. As I feel that I meet their requirements, I was applying for the job & position. The next day the company called and excited to receive my CV, he interviewed me over the phone, asked things about me, my recent job, the job description etc. They were also asking about my blog, my book, my writing, my current salary and all, and at the end, he asked if I could meet the Board of Directors the next day...
So one day after, I went to see them. We had about 30-45 minutes discussion, the same conversation & questions like the day before. Saya dikasih tau mengenai job desk untuk kerjaan itu, antara lain untuk promosi negara X ke Indonesia, untuk mendapatkan lebih banyak devisa dengan mendatangkan turis2 dari Indonesia untuk terbang dan menikmati liburan kesana, taking care dan hadling press - mass media, tour & travel as well as the tourists itself. Kalo keterima, saya akan sering2 bolak balik ke negara tersebut dan beberapa negara lain. Saya juga akan sering2 keliling Indonesia selain untuk mempromosikan negara tersebut, saya juga bisa menularkan virus travelling dengan tulisan2 saya. Perfect! I was very excited. This job was meant for me. I also feel like they were chemistry between us, me and the Board of Directors. We really liked each other and that time I was very sure that I was about to get the job. And then it hits me, when one of Directors says “ Deedee, your CV is very impressive, bla bla bla, we really like you and wish to have you as a part of our team, BUT… we can't afford your salary. Saya shock. Rasanya, saat itu juga saya mau pingsan!
Saya tanya, maksudnya apa ya ? (sekedar memperjelas). Mereka bilang, budget mereka nggak sebesar itu untuk menggaji PR officer, as to them, I’m very much - Over Qualified. Trus, karena saya emang udah jatuh cinta sama job desk itu, saya tanya ke mereka, emangnya "how much is your offer?" Soalnya, saya pikir, biarpun gajinya nggak sebesar yang saya dapet sekarang tapi kalo emang ngak kecil2 banget, saya tetep tertarik untuk ambil. Tapi mereka tetep ngak mau bilang berapa budget mereka untuk pekerjaan tersebut, sampe akhirnya saya menyerah . So I went home and feeling so down. Saya sangat sedih bukan hanya karena ditolak, tapi yang bikin saya upset, kalau mereka sudah tau bahwa mereka tidak sanggup menggaji saya, kenapa mereka tetap memanggil saya untuk ketemuan ? kan kayak memberi harapan palsu bukan ? saya nya udah berbunga2 gitu, tau nya nggak diterima juga :-( I dont' blame them, really. I believe they have their own reasons to reject me - that they won't share. But what bother me most was, it's not about the job, nor the rejection, but it was one big thought, thinking that you can't always have what you want - even thought you think you can have it, even you think it was meant for you, even you think you deserve it.
Then again, you can't always win them all, can you ? Ugh, I don’t know why I bother to write this, mungkin karena ada negara X nya and you’re just happen to live there. I just hope this boring story wont ruin your week. thinking of you and all the things I've been thru - today, and hope to see you soon,
Jakarta, 28 Feb 2011 .....................................................................................................
.....................................................................................................
.....................................................................................................
.....................................................................................................
a cup of thought over a Marlboro black menthol this morning, when I think of you, my dearest friend, so I decided to write.
Once upon a time, there was a hole in the house. the hole was big enuff to make a disaster to be someday getting into trouble. Some people did have their interest to fix the hole but the landlord somehow decided to take her time as she thought the leak was not a fatality, coz the house was supported by other necessary materials. But what she forgot (nor realized), the hole had been leaking so bad and the damage was too much so it ruined the foundation. One thing leads to another so the foundation started to crash - that is when I, the b*tchy contractor decided to get involved.
Getting over and letting go is ones of the hardest things in life. It was never been easy to anyone to get over someone who had been there, who had been the life in our live. Grief, mourn, hurts, sad, pain, anger arises, when things that was supposed to be well planned but was not happening the way it should be.
Broken dreams, lost expectation is killing. Wishing to turn back time is always flirting and f***ing our mind and have no mercy in no time. And what did heart do ? NOTHING. zero. Yang bisa dia lakukan hanyalah berada disana menyesali nasib dan mencoba menyalahkan seseorang atau sesuatu agar bisa melepas beban yang amat sangat berat yang sudah tak tertahankan.
It is time to face the fact - based on logic, fact, information & experience - that sometimes truth hurts, reality bites and shit happens in life every once in awhile...but you know what ? I just learned something from a 12 y-o kid yesterday, and it amazed me to realize," it is not the end result, but it is abut the process, how you solve it" - and in your case, it is about how you handle it. and yeah, it's gonna hurts when it heals too, but we all knew that it will get better in time...
so let's start closing the hole and paint it white, and ready to welcome new visitors and make our home & heart much more warmer and alive!
with lots of love, hugs and kisses
Jakarta, 13 December 2010

Just recently…
Pertama kali saya – travel addict akut, anak pulau dan anak pantai yang notabene nya nggak bisa berenang sama sekali ini, (berkat kesabaran tingkat tinggi nya bang Mirza), udah bisa dan berani snorkeling di danau dan laut fenomena Kakaban di Kalimantan Timur TANPA life jacket, cateettt !!!.
Itu juga merupakan kali pertama nya saya bisa mengapung didanau dan laut, hingga “duck-dive” alias menyelam di kedalaman (paling tidak) 5m, demi menyentuh ubur2’ ratu (kan sesame ratu harus saling mengenal ya bo ?).
Happy, excited, overwhelming & grateful that I, finally could fight and get rid of all frighten – uncomfortable underwater feeling. Ternyata saya bisa berenang, snorkeling dan menyelam di danau dan dilaut !!!
Dan ketika saya diajak untuk pergi bareng grup sahabat2 tercinta untuk naik gunung, reaksi pertama saya adalah : huh ? me ? anak pantai ke gunung ? bukan gue banget ! Saya belum pernah ke gunung, nggak tertarik juga, nggak ada tenaga dan semangat juga untuk naik gunung. I mean, to me personally, ngapain udah capek2 naik keatas toh akhirnya turun juga ? Ditambah lagi dengan deadline tulisan yang lumayan bikin tense, rasanya saya kaki dan badan uzur saya yang sudah makin manja ini tidak akan sanggup untuk ikutan naik gunung dengan berjalanan kaki selama 4 jam dan berdingin2 ria diatas sana week-end ini.
Saya sudah menyerah hingga akhirnya satu kalimat dari salah satu anggota geng, Ovie When was the last time you did something for the first time...???” yang menampar saya dengan keras “
Yeah, I would be my first time climb a mountain, gunung Papandayan, and I do hope I will experience what I had experienced earlier, and with all support from the rezim, I know that I will be owkay. Dan saya hanya punya waktu 1 hari untuk mempersiapkan persiapan naik gunung ! yuk mareeee !
*Jakarta, 6 Oct 2010* 
Attachment: duck dive.jpg Dear all,karena banyaknya permintaan pembelian buku dengan photo & tanda tangan penulis, maka dengan ini saya informasikan bahwa kamu sudah bisa membeli buku plus photo dan nama kamu & tanda tangan penulis seperti keterangan dibawah ini :FLASHPACKING TO AUSTRALIA TRAVELLING GAYA KOPER OTAK RANSELTRIK MENGURUS SENDIRI PERJALANAN KE LUAR NEGERIBY DEEDEE CANIAGOdengan membayar Rp 50,000 (harga buku) plus photo penulis, nama kamu & tanda tangan penulis + Ongkos Kirim Rp 10,000 = Rp 60,000Untuk pengiriman buku, silahkan transfer Rp 60,000 ke rekening Bank Mandiri : No Rekening : 102-000-494-7336 atas nama DIAH INDRIATI PURNAMASARI dan sms ke no telp 0812-812 88994 untuk konfirmasi pembayaran dan alamat pengiriman================================================REVIEW :Punya duit tanggung, tapi pengen jalan-jalan eksis??? Enaknya ke mana ya??? Ya ke Australia dong ah! Selain jaraknya lumayan dekat (cuma sekitar 6 jam perjalanan aja loh bo!), dijamin banyak hal baru yang bisa dinikmati, karena anatomi tubuh penduduk, bahasa, budaya, adat istiadat, makanan dan minumannya amat sangat berbeda dari Indonesia. Belum lagi perbedaan musim yang memesona untuk dinikmati.Dengan banyaknya informasi, ilmu, dan pengalaman selama berkunjung serta tinggal di Australia, Deedee mengajakmu untuk bisa mengurus sendiri dan menikmati perjalananmu ke Australia ala flashpacker! Plus, bonus cerita dan tips asyik jalan ke Malaka dan Singapura! Gimana caranya? Penasaran apa itu flashpacker? (hint: ada hubungannya dengan traveling full gaya dengan budget terbatas) Yuk, mari mulai membaca isinya!==================================================TESTIMONIAL/ENDORSEMENT"Isi buku ini sangat detail sehingga siapa pun, pemula sekalipun, dapat menjadikannya panduan jalan-jalan sendiri ke Australia. Pengalaman Deedee yang pernah tinggal beberapa tahun di Australia turut memperkaya buku ini. Selain isinya tips berguna, kita juga dapat memahami seluk beluk penduduk lokal. Ditambah lagi gaya tulisan Deedee asyik, mudah dimengerti, dan enak dicerna. ---Trinity, Penulis blog dan buku laris The Naked TravelerTuhan itu maha adil. Ada yang diberi kecantikan, kepintaran, kekayaan, ketenaran, deedee diberi gaya. Dengan gaya nya yang berlebihan tapi kemampuan keuangan yang pas2an, deedee yang mempunyai segudang pengalaman flashpacking mengajak kita untuk bisa mandiri dalam bepergian dan mengurus sendiri perjalanan kita ke luar negri dengan mengirit biaya tapi tetap gaya. Dengan cerita yang ringan, lucu dan segar tapi sarat informasi, ilmu dan pengalaman, flashpacker seperti deedee yang menganut azas "kalo bisa gratis ngapain bayar, kalo bisa murah ngapain mahal" membuat traveling menjadi mudah, murah dan menyenangkan. Buku ini absolutely merupakan buku WAJIB yang harus dipunyai para traveler dengan gaya koper, otak ransel! Sekali baca, ditanggung akan jadi addicted dengan tulisan-tulisan Deedee!"---Doni Pratama, Pengamat BloggerPengalaman Deedee mempersiapkan perjalanan ke Aussie dan Malaka dengan anggaran minim ini bisa untuk acuan persiapan pertama kali melanglang buana. Diceritakan dengan menarik dan lugas, dapatkan tip & trik penting mengenai transportasi, akomodasi sampai tempat yang menjual jaket musim dingin. Keluyuran ke luar negeri? Siapa takut!--- Puguh Imanto, BackpackerSebagai sesama penjelajah ruang dan pelintas batas teritori, saya harus setuju dengan Deedee Caniago, bahwa dia terlahir untuk jadi seorang traveller. Lewat mata yang jeli dan otaknya yang cerdas, dia mampu merekam hasrat dan kisah perjalanannya ke dalam sebuah buku kecil ini.Beragam info penting tentang persiapan perjalanan ada di sini. Deedee bukan hanya membagi pengetahuan tentang flashpacker, tetapi juga men-sharing pengalaman dan sedikit kenangan tentang masa sekolahnya di Randwick North High, saat ia tinggal di Sydney. Membaca buku ini seperti sedang duduk manis di backpack Deedee dan ikut menikmati perjalanannya menjelajah Australia, Melaka, dan Singapura.Nah, jika Anda belum terpikir untuk bepergian dan menaklukkan dunia, sekaranglah saatnya untuk segera berkemas. Bacalah buku ini, dan pergilah ke mana pun Anda mau. Selamat berflashpacking dan bergayalah sekehendak Anda.--- Hagi Hagoromo, pekerja media dan penjelajah ruang & waktu"Buku ini sangat direkomendasikan untuk siapa pun yang ingin bepergian ala backpacker yang nggak terlalu 'backpacker banget'. Direkomendasikan pula untuk Anda yang ingin pergi ke Australia (atau negara lain). Lengkap dengan tips apa-apa saja yang harus dipersiapkan dan dilakukan untuk memperoleh perjalanan menyenangkan dengan budget yang juga membahagiakan."---Nina Tamam, Artis, pekerja seni, CouchSurfing"Siapa pun yang bersifat outgoing dan siap bersikap cool dalam menghadapi berbagai tantangan selama berperjalanan, pasti cocok dengan tulisan-tulisan Deedee di buku ini! A Savvy Flashpacker, indeed!"---Tita Larasati, pembuat graphic diary "Curhat Tita"Racun!!! (dibaca dengan penekanan di suku kata "cun" selama 5 detik).Yup, itulah butir hikmah dari buku ini. Kemanapun, dimanapun, walau sedang berpetualang sekalipun, tetep ada jalan buat tampil eksis. Dengan gaya bak nenteng koper, padahal jiwa ransel. Di buku ini, Uni DeeDee berhasil mengeksekusi informasi perjalanannya dari hulu ampe hilir (sungai kalee..). Tentunya dengan wujud seorang flashpacker (travelling yang-gw banggeeuuuttzzz-)"--- Arozak Salam, Flashpacker=======================================================TENTANG PENULIS - DEEDEE CANIAGODeedee Caniago bekerja di sebuah perusahaan minyak internasional di Indonesia, tinggal di Jakarta Selatan. Setelah lulus dari Randwick North High School, Australia, ia melanjutkan studinya dan lulus dari Sastra Belanda Universitas Indonesia.Tidak seperti ayahnya yang sudah keliling Indonesia dan dunia sejak muda, Deedee tidak terlalu terobsesi melakukannya. Mungkin karena dia lebih manja dibanding ayahnya, mungkin juga karena dia lebih mengidentifikasikan diri sebagai flashpacker, atau backpacker kebanyakan gaya, yang memegang teguh moto "Kalo bisa gratis ngapain bayar, kalo bisa murah ngapain mahal?"Setelah bertahun-tahun menjadi sukarelawan, moderator, juga kontributor di beberapa komunitas travelling lokal dan internasional, juga setelah menggunakan sejumlah waktu luangnya untuk berbagi informasi, ilmu, dan pengalaman dalam bepergian secara murah, aman, serta nyaman di blog, koran, majalah, radio, dan TV, dia merangkum semuanya itu dalam beberapa seri petualangan keliling Indonesia dan beberapa negara, agar semua orang bisa mengikuti jejaknya bepergian untuk menambah wawasan, menambah pengetahuan tentang kehidupan, dan tentunya menikmati kehidupan itu sendiri.Catatan perjalanannya selama mengelilingi Indonesia dan menjelajah beberapa negara bisa diakses di website pribadinya: http://deedeecaniago.multiply.com. Deedee juga bisa dihubungi di flashpacking_to_australia@yahoo.com ......................................................................................................
......................................................................................................
......................................................................................................
......................................................................................................
yeap, when the book was launched last month, the "super star syndrome" arising like hell saya menjadi norak, kampungan dan (sedikit takabur), thanks God akhirnya, setelah dua minggu kejayaan itu berlalu, I'm back to ordinary shit again, hahaI'd received a few great comments or compliments of the book, but never really had someone reviewing my book before, until one day this energic-warm-hearted woman Eka Situmorang was informing me about her review of my blog :http://ceritaeka.com/2010/07/23/flashpacking-to-australia/I was (and still) impressed and flattered as well as feeling so honored that the book was so well reviewed, sehingga rasanya, review buku "Flashpacking To Australia - Travelling Gaya Koper Otak Ransel" tersebut lebih bagus daripada isi buku itu sendiri, hahaTerharu, bangga, seneng, that lots of people are actually really enjoying my writing, alhamdulillah ah, jadi makin terpacu untuk meneruskan tulisan untuk buku kedua dan ketiga saya ini
ayo, semangat deeeeeee !!!


| |